Posts

Showing posts from May, 2025

Fakta Suara Gergaji di Lagu “Cekal” Slank.

Image
Grup musik Slank adalah salah satu band beraliran  rock yang banyak digandrungi di tanah air. Selain figur personilnya yang unik, proses penciptaan lagu mereka kerap di luar nalar. Tahun 1993, ketika Slank masih beranggotakan personil lama yakni Bimbim, Kaka, Pay, Bongky, dan Indra, mengeluarkan album yang cukup meledak. Album berjudul PISS ini menarik perhatian pasar lantaran materi lagu yang diciptakan, didukung cover kaset yang out of the box. Jika artis lain memajang foto dengan pose terbaik dan jaim mereka di cover kaset, anak-anak muda yang bermarkas di Jalan Potlot Jakarta ini justru memilih tubuh seorang pemuda sebagai cover album. Postur tubuh itu tak terpajang utuh, hanya bagian leher hingga bawah pusar. Tubuh tak berpakaian itu juga menampakkan tulang rusuk dengan jelas, yang dianggap penggambaran kondisi fisik para personil Slank saat menjadi pecandu n**koba. Album PISS terdiri dari 13 lagu yang semuanya berkarakter kuat dan tak lekang oleh zaman. Seperti la...

Kisah Cinta Bim-Bim Slank

Image
Pendiri grup musik Slank, Bimo Setiawan Aimachzumi atau yang lebih dikenal dengan nama Bimbim membangun bahtera rumah tangga dengan Reny Setiawati sejak tahun 1999. Sampai sekarang, Bimbim masih terus menumbuhkan rasa cinta terhadap sang istri lewat iagu-iagu Slank. Bimbim bertemu Reny sekitar tahun 1998 di markas Slank yang juga rumah orang tuanya dijalan Potlot, kawasan Duren Tiga Jakarta Selatan.  Kakak Reny adalah penggemar Slank atau istilahnya Slanker. Reny sering diajak kakaknya main ke markas Slank.  “Saya kenalan lalu berjalan begitu saja. Reny dan kakaknya sering ikut saat Slank pentas. Lama-kelamaan kami tambah akrab." jelas Bimbim saat ditemui di rumahnya. Jalan Potlot. Minggu (2/10).  Dengan rasa percaya diri tinggi, ia langsung mengadakan pendekatan. Untungnya cinta Bimbim tidak bertepuk sebelah tangan. Reny tidak peduli dengan status Bimbim yang duda tanpa anak.  “Semuanya alami natural saja berjalan mengalir dengan sendirinya." paparnya. D...

Jangan Berdebat Dengan Keledai !

Image
Keledai berkata kepada harimau, "Rumput itu berwarna biru."  Harimau menjawab, "Tidak, rumput itu warnanya hijau."  Diskusi memanas, dan keduanya memutuskan untuk membawa masalah itu ke depan si Raja Hutan. Mereka menghadap singa, si Raja Hutan.  Sebelum mencapai tempat singa duduk di singgasananya, keledai mulai berteriak, "Yang Mulia, benarkah rumput itu warnanya biru?" Singa menjawab, "Benar, rumput itu berwarna biru." Keledai bergegas dan melanjutkan, "Harimau itu tidak setuju denganku dan menentang serta menggangguku. Tolong hukum dia." Raja kemudian menyatakan, "Harimau ini akan mendapatkan hukuman."  Keledai itu pun melompat dengan riang dan melanjutkan perjalanannya, puas dan mengulangi, "Rumput itu warnanya biru." Harimau menerima hukumannya tetapi bertanya kepada singa, "Yang Mulia, mengapa anda menghukumku? Lagipula, rumput itu warnanya hijau." Singa menjawab, "Memang rumput itu ...